Selasa, 16 Juli 2019

5 Penyebab Rem Blong Sepeda Motor

Para bro sekalian dari mas bro serta mba bro, untuk hari ini yang bakal kami omongin persoalan rem yang nggak pakam alias dapat dikatakan blong. Faktor ini amat berbahaya bagi keselamatan pengendara serta orang lain maka dari itu harus benar – benar di perhatikan serta tak diabaikan alias malah dianggap remeh. Sebab rem pada sepeda motor hanya tersedia dua yaitu hydraulic disk / cakram serta teromol, maka untuk uraian hari ini bakal gua bakal buat dengan jelas serta tak jarangkas mungkin, ok.. langsung aja bro…

5 Penyebab Rem Blong Sepeda Motor

5 Faktor yang Menyebabkan Rem Tak Pakam / Blong :

Kanvas Rem
Sebetulnya untuk part ini semua orang juga tahu, bahwa kanvas rem yang telah tipis alias habis bakal membikin pengereman menjadi tak maksimal  / pakam entah itu rem cakram alias teromol. Tapi ada satu faktor yang harus para biker tahu ada berbagai tipe kanvas rem yang beredar di pasaran antara lain non-asbestos (original), asbestos, keramik, serta semi metallic, tak jarang kali bikers asal beli tanpa mengenal bahan yang digunakan serta efeknya rem menjadi tak pakam / blong.

Minyak Rem
Minyak rem juga sesuatu yang sangat berpengruh pada, system pengereman sepeda motor khususnya tipe cakram. Pabrikan mengusulkan untuk menggunakan minyak rem dot 3 alias dot 4, serta tak boleh dibawah standart dari ketentuan tersebut. Kemudian kesalahan yang tak jarang terjadi alias malah di sengaja yaitu dengan mencampur minyak rem dengan merk yang tak sama, kenapa gua bilang ini kesalahan ?? sebab setiap merk minyak rem memiliki titik didih yang tak sama serta kandungan zat yang tak sama pula, untuk itu apabila meperbuat penggentian minyak rem jangan perbuat setengah – setengah / kuras hingga habis hingga benar – benar tak tersisa.

Disck / Piringan Cakram
Piringan cakram memiliki ketebalan 4,0 mm  +/- 0,2 itu untuk piringan cakram baru, sementara batas servisnya 3,5 mm kalau telah digunakan buat jalan. Nah apabila ketebalan piringan cakram lebih dari batas servis dianjurkan diperbuat pergantian, tapi kalau dompet ada isinya he….  Sebetulnya tetap dapat dipaksakan untuk di pending sementara / sementaun, dengan menggerenda tahap pinggir dari kanvas rem. Apabila itu kanvas baru, intinya roda dapat diputar dengan cara enteng tak seret saat meperbuat pergantian kanvas rem cakram.

Bagaimana dengan piringan cakram after market / variasi yang tak sedikit dipasarkan di pasaran? sebetulnya  ngga persoalan sih, kan motor lu bro masang gua larang..      et… dah jawaban apaan ini, ngga banget. Maksudnya ok .. ok saja yang paling penting perhatikan breket kalipernya apabila menggunakan piringan cakram diameter lebar, sebab baisanya bakal memunculkan persoalan baru.

Sil Master Rem / Master Piston Rem
Komponen ini bermanfaat saat hendel rem di tarik alias pedal rem diinjak maka sil master rem bakal memompa minyak rem yang kemudian menekan piston caliper jadi kanvas rem terdorong serta kemudian menekan piringan cakram. Sil master rem sangat penting bagi system pengereman, apabila sil master mulai rusak bakal di tandai hendel sangat keras (mbagel)  saat ditarik serta rem kadang nyelonong  / ngelos. Apabila sil master rusak parah maka rem bakal benar – benar blong tak mengunci sama sekali. 

Drum Brake / Teromol
Ini untuk sepeda motor yang menggunakan rem teromol, drum brake / teromol seiring berlangsungnya waktu serta jem terbang sepeda motor disertai dengan pengereman yang tak jarang dperbuat maka teromol bagaian dalam bakal cepat aus / termakan oleh kanvas rem. Jadi apabila teromol tahap dalam tersebut aus dengan cara parah saat pergantian kanves rem baru pun hasilnya sama saja yaitu terlalu jauh setelan rem teromol, serta terlalu dalam tekanan yang harus di berbagi entah itu di injak ( motor bebek , sport ) alias di tarik ( motor matik).

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 5 Penyebab Rem Blong Sepeda Motor